RSUD PANGLIMA SEBAYA

Hemodialisis merupakan terapi jangka panjang yang membutuhkan keterlibatan aktif pasien. Menjadi pasien mandiri berarti memahami kondisi kesehatan, berperan dalam perawatan diri, serta bekerja sama dengan tim medis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal.

Menjadi pasien mandiri dalam hemodialisis berarti berperan aktif dalam memahami dan menjalani proses perawatan kesehatan secara berkelanjutan. Pasien didorong untuk mengenali kondisi tubuhnya, memahami prosedur hemodialisis, menjaga akses vaskular serta mematuhi pengaturan cairan, nutrisi dan obat sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Kemandirian pasien tidak berarti menjalani perawatan sendirian, melainkan bekerja sama dengan tim medis secara sadar dan bertanggung jawab. Dengan pengetahuan yang tepat dan dukungan yang berkelanjutan, pasien dapat mengambil keputusan yang lebih baik, mencegah komplikasi serta meningkatkan rasa percaya diri dalam menjalani terapi.

Melalui edukasi dan pendampingan yang tepat, pasien diharapkan mampu menjalani hemodialisis dengan lebih aman, nyaman dan percaya diri. Kemandirian pasien juga berperan penting dalam mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Apa itu Pasien Mandiri ?

Pasien mandiri dalam hemodialisis adalah pasien yang :

  • Memahami proses dan tujuan hemodialisis;
  • Menjaga akses vaskular dengan baik;
  • Mengatur asupan cairan, nutrisi dan obat sesuai anjuran;
  • Mengenali tanda dan gejala yang perlu dikonsultasikan;
  • Aktif bertanya dan berkomunikasi dengan tenaga kesehatan.

Manfaat Menjadi Pasien Mandiri

  • Meningkatkan keamanan dan kenyamanan selama terapi;
  • Membantu mencegah komplikasi;
  • Meningkatkan rasa percaya diri dan kontrol diri;
  • Mendukung kualitas hidup yang lebih baik.

Komitmen Kami

Kemandirian pasien dalam hemodialisis merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.

RSUD Panglima Sebaya Kabupaten Paser berkomitmen memberikan edukasi dan pendampingan bagi pasien hemodialisis agar mampu menjalani terapi dengan aman, mandiri dan berkelanjutan.

Pasien mandiri bukan berarti sendiri, melainkan memahami, peduli dan aktif menjaga kesehatan.